Minggu, 17 April 2022

EXPERIENCE

 Semua makhluk hidup pasti punya pengalaman, positif maupun negatif. 

Charles Swindoll mengajarkan sebuah rumusan menarik dalam hidup, peristiwa + reaksi = hasil yang diperoleh. Peristiwa adalah sebuah kejadian yang terjadi dalam hidup, tidak dapat kita kendalikan, reaksi adalah respon kita terhadap peristiwa itu, penggabungan keduanya adalah hasil yang akan kita peroleh nantinya.

“Experience is the best teacher”.

Memang kehidupan ini adalah ujian / cobaan / tes kenaikan tingkat. 

Yakinlah bahwa rahmat Allah akan senantiasa menaungi orang-orang yang bertakwa. Dan satu hal yang terpenting, janganlah menyibukkan diri dengan mencela dan menghina, akan tetapi renungilah, sudahkah kita membenahi diri untuk mempersiapkan akhir terindah dalam kehidupan kita untuk bersiap menjemput kepastian takdir yang akan datang dari-Nya?

Tidak berputus-asa terhadap rahmat Allah. 

Surat Az-Zumar Ayat 53

۞ قُلْ يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ


Artinya: "Katakanlah: 'Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang'," (QS. Az-Zumar [39]: 53).


Surat Az-Zumar ayat 53 merupakan kabar gembira bagi orang-orang yang terjerumus dalam kemaksiatan, termasuk kekafiran atau dosa besar lainnya. Dalam ayat ini, Allah mengabarkan bahwa pintu taubat terbuka lebar bagi golongan tersebut.

Contoh kisah

Betapa banyak kisah-kisah orang terdahulu yang menjadi pelaku maksiat terlebih dulu sebelum menjadi seorang yang mulia? Tidakkah kita ingat Amirul Mukminin Umar bin Khatab adalah seorang yang bengis dan memusuhi Islam sebelum akhirnya Allah angkat derajatnya menjadi sahabat yang sangat mulia? Bukankah sebelumnya Khalid bin Al Walid merupakan musuh nomor satu Islam namun kemudian Allah berikan hidayah hingga akhir hayatnya wafat bersama kemuliaan?


Saudaraku, setiap orang pastilah punya masa lalu yang kelam dan pernah melakukan kemaksiatan. Memang manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Namun betapa beruntung kita sebagai seorang muslim. Islam tak pernah memandang masa lalu. Islam lebih memandang yang akhir daripada yang awal. Tak perlu risau seburuk apapun diri kita di waktu lampau. Tak perlu gundah tatkala kita teringat akan kemaksiatan yang pernah kita lakukan. Cukuplah gunakan masa lalu sebagai pelajaran dan sejarah hidup yang tak perlu disesali. Tidak ada kata penyesalan dalam kamus seorang muslim, yang ada adalah taubat dan pembelajaran.


Selain itu, kodrat manusia sendiri adalah sosok yang rentan berbuat salah, dosa, dan maksiat. Allah SWT memberi harapan, cita-cita, dan kepercayaan bahwa kesempatan taubat amat luas. Jikapun dosa itu seperti buih di lautan, ampunan Allah lebih besar daripada borok dan kesalahan hamba-Nya.


ستي شمسية

Senin, 18 April 2022.

03:49 WIB

Rorotan, Cilincing. Jakarta utara 14140.

Minggu, 05 September 2021

Undangan SPESIAL

Banyak teman saya bilang kalau rezeki itu datang suka tidak terduga, sayapun mengakuinya. 
Pada tanggal 03 Juli 2015,hari jumat itu saya diundang untuk datang buka bersama oleh guru saya sewaktu tsanawiyah.
 Sebuah undangan yang mendadak membuat saya ya kaget saya tidak mengira akan diundang oleh guru-guru saya karena sudah lama saya tidak berjumpa. saya lulus tahun 2009 sekitar 6 tahun lamanya Saya tidak bersua dengan guru-guru saya, saya Melatih Pramuka di MTSN 15 Marunda Jakarta Utara tempat saya sekolah dari tahun 2006 sampai 2009 dan pada tahun 2015 saya diundang oleh guru saya untuk menghadiri buka puasa bersama jajaran guru-guru MTSN 15 Jakarta Utara. 

Sebuah undangan SPESIAL bagi saya karena derajat guru-guru lebih tinggi dari saya, terima kasih guru-guru atas undangan SPESIAL untuk saya ya bisa buka puasa bersama dengan guru-guru semoga jasa  guru-guru menjadi pahala yang besar untuk guru-guru Amin Barakallah WA jazakumullah khair. 

KAMI JADI PANDUMU

 Organisasi (bahasa Yunaniὄργανονorganon - alat) merupakan wadah atau tempat berkumpulnya orang dengan 3 sistematis, terpimpin, terkendali, terencana, rasional dalam memanfaatkan segala sumber daya baik dengan metode, material, lingkungan dan uang serta sarana dan prasarana, dan lain sebagainya dengan efisien dan efektif untuk bisa mencapai tujuan organisasi.

[1] Ambarwati, Arie (April 2018). Perilaku dan Teori Organisasi (PDF). Malang: Media Nusa Creative. hlm. 

3. ISBN 978-602-462-052-3.


Berbagai organisasi di sekolah membuat siswa-siswi mempunyai banyak pilihan untuk berkegiatan di luar jam sekolah, dari kegiatan organisasi tersebut menunjang pertumbuhan bakat siswa-siswi juga untuk menambah nilai akademik siswa. 

Ada organisasi inti seperti Pramuka, Paskibra, dan PMR atau Palang Merah Remaja. Juga ada ekskul ekskul lainnya seperti ekskul keagamaan, ekskul komputer dan lain sebagainya kegiatan-kegiatan di luar jam sekolah. 

Kegiatan-kegiatan eskul sebagai penambah akreditasi sekolah juga untuk menambah prestasi siswa ekskul di sekolah, bisa dijadikan Jam tambahan sekolah supaya siswa-siswi tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat di lingkungan sekolah dan bisa dikembangkan di lingkungan masyarakat Seperti contohnya kegiatan sosial atau kegiatan gotong royong. 




Senin, 14 Desember 2015

MEMBANGUN PERS YANG BERKARAKTER



NAMA                        : SITI SYAMSIYAH
NIM                            : 4715122395
PRODI                        : KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM
JURUSAN                  : ILMU AGAMA ISLAM

Pengertian pers dan karakter
pers /pérs/ n 1 usaha percetakan dan penerbitan; 2 usaha pengumpulan dan penyiaran berita; 3 penyiaran berita melalui surat kabar, majalah, dan radio; 4 orang yang bergerak dalam penyiaran berita; 5 medium penyiaran berita, seperti surat kabar, majalah, radio, televisi, dan film;[1]
karakter n 1 tabiat; sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang. dengan yang lain; watak; 2 Komp huruf, angka, ruang, simbol khusus yang dapat dimunculkan pada layar dengan papan ketik berkarakter vmempunyai tabiat; mempunyai kepribadian; berwatak: anak itu ~ aneh.[2]
Dilihat dari pengertian diatas karakter adalah akhlak, budi pekerti yang membedakan seseorang dengan orang lain. Sedangkan pers adalah orang yang bergerak dalam penyiaran berita. Bagaimana cara kita melihat karakter pers tersebut yaitu dengan melihat bagaimana pembawaan penyiar tersebut ketika membawakan berita.
Karakter pers di Televisi
Karakter pers juga terkadang dibentuk oleh si pemilik stasiun televisi, salah satu stasiun televisi berita yang sangat populer di Indonesia yaitu MetroTV. Kita tahu karakter yang dimiliki oleh Surya Paloh yang tegas dan keras, karakter tersebut digambarkan oleh pekerja – pekerjanya. Jurnalis yang bekerja di stasiunnya yaitu : Najwa Sihab, Andy F. Noya, Putra Nababan, dan lain – lain.
Lalu ada lagi stasiun berita yang menjadi pesaingnya yaitu TVONE, pemiliknya adalah pemimpin partai yang berjaya sejak masa Orde Baru sampai sekarang,  juga seorang pengusaha terkaya ke- di Indonesia, ia adalah Abu Rizal Bakrie atau yang sering disebut ARB. Jurnalis yang bekerja di stasiunnya : Karni Ilyas,  Abdillah Onim, Yaumi Fitri, dan lain – lain.
Beberapa prestasi dari jurnalis yang terkenal, Putra Nababan yang pernah mewawancarai Barack Obama, lalu Karni Ilyas dengan acaranya yang terkenal yaitu Indonesia Lawyer Club mendatangkan pengacara – pengacara untuk berdiskusi tentang politik juga pernah memenangkan piala Panasonic Gobel Award, kemudian Andy F. Noya dengan acaranya Kick Andy mendatangkan pemuda –pemuda yang berprestasi dari berbagai bidang dan jurnalis – jurnalis yang lainnya dengan prestasi dan acaranya masing – masing.
Tuhanpun memerintahkan kita untuk bertabayyun dengan berita yang kita terima, firman – Nya yaitu :
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurot[49]:6)[3]
Dari firman Allah di atas jelas kita sebagai konsumen berita diperintakan untuk tidak menerima berita secara mentah, telaah dan teliti isi berita tersebut dan  cari tahu sumbernya. Agar kita tidak termakan dengan berita bohong, berita yang menyebabkan penyesalan. Begitupun dengan jurnalis sebagai produsen berita untuk menelaah berita yang akan disampaikan di media, bersikap kritis, jujur dan tidak berlebihan ketika menyampaikan berita.
Apalagi di zaman globalisasi sekarang, banyak tersebar berita bohong, berita yang di buat – buat, tidak jelas sumbernya dari mana. Banyak pers yang dibayar untuk membuat berita bohong, dengan tujuan membuat sensasi semata. Biasanya yang sering melakukan hal ini adalah selebriti, mereka menginginkan kepopuleran. Hal ini yang membuat nama pers tercoreng di mata masyarakat, masyarakat akan menilai bahwa karakter pers di negeri ini dapat di bayar demi berita bohong.
Memang pers memiliki kebebasan, ini pengertian dari kebebasan pers (bahasa Inggris: freedom of the press) adalah hak yang diberikan oleh konstitusional atau perlindungan hukum yang berkaitan dengan media dan bahan-bahan yang dipublikasikan seperti menyebar luaskan, pencetakan dan penerbitkan surat kabar, majalah, buku atau dalam material lainnya tanpa adanya campur tangan atau perlakuan sensor dari pemerintah.[4]
Pers di mata Pemerintah
Pers memiliki hak penerbitan, pempublikasian atas beritanya. Namun pers juga bertanggung jawab atas beritanya.
Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pasal 4 di dalam ayat 1 disebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, ayat kedua bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran, ayat ketiga bahwa untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dan ayat keempat bahwa dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan di depan hukum, wartawan mempunyai Hak Tolak bahkan dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 disebutkan antara lain dalam pasal 28F bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.[5]
Pasal 3 Ayat 1 UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers menjelaskan fungsi pers adalah sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol social.[6] Dari keempat fungsi pers tersebut menurut Amartya Sen, ada tiga manfaat penting yang dapat diambil dari adanya kebebasan pers. Pertama, melalui pers kita dapat berkomunikasi dan lebih memahami dunia secara lebih leluasa. Kedua, menyuarakan aspirasi kalangan yang termarginalisasi yang merupakan kontribusi besar terhadap keamanan manusia. Ketiga, menyebarluaskan pengetahuan.[7]
Ketika menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2011 di Kupang, NTT, awal Februari, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menuliskan pesan dengan tinta emas pada batu marmer (prasasti) berwarna hijau.
"Para Insan Pers Indonesia, Teruslah Berjuang Untuk Mencerdaskan Bangsa dan Mengembangkan Kehidupan Demokrasi Kita".
Yahya, Thariq, Panduan Dakwah Sekolah: Kerja Besar untuk Perubahan Besar, hlm 29 – 31.
Menkominfo Tifatul Sembiring misalnya, meminta pers seimbang memberitakan hal positif dan negatif karena menurutnya banyak prestasi bangsa yang perlu disiarkan media. Dia mencontohkan hasil pertanian yang kerap luput dari pemberitaan, sementara kerusuhan mendapat porsi besar yang acap ditayangkan dan diulas berulang-ulang.
"Kebebasan pers oke, tetapi harus bertanggungjawab. Pers bertanggungjawab kepada siapa?" kata Menkominfo pada Konvensi Media Massa, ketika HPN 2011.
Ia meminta pers logis dalam berberita, tidak sekadar provokasi atau mengejar rating. Pers mempunyai tanggung jawab sosial, mencerdaskan masyarakat, dan harus bermoral.
"Kami rindu berita investigasi yang mendalam, mana khasanah budaya kita. Itu semua jangan dilupakan oleh kalangan pers," kritiknya.
Tifatul menyatakan, komitmen pemerintah kepada kebebasan pers tetap dihormati, namun ia mengusulkan kebebasan pers itu harus berkarakter.
Dia lalu menyebut enam ciri kebebasan pers yang disebutnya berkarakter, yaitu bermoral, etika sesuai kode etik jurnalistik, kejujuran dan bertanggungjawab, antikorupsi, peduli terhadap masyarakat bawah, dan profesional dalam berusaha dan menjalankan tugas jurnalistiknya.
"Ya namanya juga usul, boleh dipakai atau tidak. Kami menyadari bahwa menjalankannya tidak mudah, manakala berhadapan dengan pemilik modal dan menjadi alat politik," kata Menkominfo.
Tak hanya Menkominfo, Sekretaris Kabinet pada masa presiden SBY yaitu Dipo Alam yang pernah berseteru dengan pers bahkan melontarkan "ancaman" boikot terhadap media tertentu. Dipo menyebut Metro TV, TV One dan Media Indonesia sebagai media tendensius, tidak berimbang dan kerapkali menjelek-jelekkan pemerintah. Ia menambahkan, pemberitaan yang berlebihan malah serih membuat citra Indonesia di mata asing memburuk sehingga merugikan bangsa dan negara.[8]
Sudah saatnya pers berjalan sesuai rellnya dengan karakter masing-masing menuju pers yang berkarakter.






[1] http://kbbi.web.id/pers (diakses minggu,01 November 2015 09:55)
[2]Kamus Bahasa Indonesia edisi elektronik(2008)
[3] Al-Quran Terjemahan
[5]  Pasal 4 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers
[6]  Seri Pustaka Yustisia, Hukum jurnalistik, himpunan perundangan mengenai pers dan penyiaran, cet.II ( yogyakarta : Pustaka widiyatama, 2005), hlm 10
[7]  Amartya Sen, apa gunanya kebebasan pers?, kolom TEMPO, 9 Mei 2004, hlm 113

Sabtu, 29 Agustus 2015

Siapa Dr. Zakir Naik Sebenarnya?



Jumat 8 Jamadilawal 1436 / 27 Februari 2015
SIAPA yang tidak kenal Dr. Zakir Naik? Seorang ulama India, penulis dan perbandingan agama yang kerap menyampaikan dakwah lewat debat dan ceramah di seluruh dunia.
Disarikan dari wikipedia, nama lengkapnya adalah Zakir Abdul Karim terlahir pada 18 Oktober, 1965 Mumbai (Bombay pada waktu itu). Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.
Ia menyatakan bahwa tujuannya ialah membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas.
Zakir Naik adalah pendiri dan presiden Islamic Research Foundation (IRF) sebuah organisasi nirlaba yang memiliki dan menyiarkan jaringan saluran TV gratis, Peace TV dari Mumbai, India.
Jika kita melihat tayangan video di
Youtube , debat dan cermah Dr. Naik seringkali dihadiri oleh ribuan jamaah. tidak hanya hanya orang Islam saja juga oleh kristen, hindu, budha, bahkan ateisme yang kerap kali menjadi jamaah dan mengambil kesampatan pada sesi tanya-jawab.
Ketika diberi pertanyaan yang tak jarang menentang Islam, ia selalu mengawali jawabannya dengan memuji pertanyaan yang dilontarkan penanya, lalu menjawab dengan sistematik, Dr. Zakir Naik menjawab pertanyaan tersebut dari mendasar kemudian dengan pengandaian-pengandaian yang dengan mudah ditangkap akal sehat, serta tak lupa ia sertai dengan dalil-dalil yang lebih meyakinkan para penanya.

Sumber :
https://www.islampos.com/siapa-dr-zakir-naik-sebenarnya-166446/

Senin, 08 Juni 2015

SATYAKU KUDARMAKAN DHARMAKU KUBAKTIKAN





Bismillahirrohmanirrohiim, alhamdulillaahirrobil’alamin. Kami pasukan Padi dan Simba dari MTsN 15 dengan gugus depan 04415 – 04416 adalah pemuda – pemudi penerus Bangsa, pramuka MTsN 15 sudah berdiri sejak tahun 1997. Regenerasi terus berjalan hingga tahun kini karena semangat kedisiplinan,motivasi yang tinggi serta niat yang kuat seperti lambang pramuka yaitu tunas kelapa. Berbagai perlombaan kami ikuti dengan giat, dari tingkat gugus depan hingga tingkat kotamadya. Kami pernah memenangkan juara umum KKM 15 tingkat kotamadya Jakarta Utara sebanyak empat kali berturut – turut, perlombaan terahir kami mengikuti lomba tingkat gugus depan di MAN 5 Marunda pada bulan Mei 2015 dan kami mendapatkan juara II Putera. Semua prestasi yang kami raih tak luput dari peran Pembina – Pembina kami, kami ucapkan terima kasih kepada Majelis Bimbingan Gugusdepan yang sekarang menjabat yaitu Pak Munif, S.Ag, Pembina putra pak Ali Masykur, Pembina putri bu Erni Sakura. Juga terima kasih kami ucapkan kepada purna – purna kami dari tahun ke tahun, kami pasti terus tingkatkan prestasi pramuka kami.

Rabu, 27 Mei 2015

bakti masyarakat


Hari sabtu, pada tanggal 02 Mei 2015.
Seperti sabtu-sabtu yang lalu,kami regu penggalang dari gugus depan 04415-04416 ambalan MTsN15 Marunda Baru Jakarta Utara melaksanakan latihan rutin.Namun,minggu ini sedikit berbeda, kami melaksanakan latihan rutin dengan keliling marunda untuk memunguti sampah dipinggir jalan. Tema latihan rutin ini kami beri nama bersih-bersih marunda (BBM), kesan pertama kami ketika memunguti sampah di sekitar kelurahan marunda sangat menyenangkan walau awalnya kami malu-malu.
Satu teladan lebih baik dari pada seribu kata, kami memberikan teladan kepada masyarakat bahwa betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dari hal kecil membawa dampak positif yang besar. Dengan menjaga kebersiahan llingkungan kita mendapatkan banyak dampak positif, salah satunya dapat  mencegah banjir.
Kegiatan ini juga dengan tujuan untuk mengamalkan firman Allah:”…. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang bertobatdanmenyukai orang-orang yang mensucikandiri.” (QS. Al-Baqarah : 222). Bertobat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sebuah hadits untuk motto kegiatan ini : ”Sesungguhnya  Allah SWT  itu baik, menyukai hal-hal yang baik.Dia MahaBersih, menyukai kebersihan. Dia Maha Mulia, menyukai kemuliaan dan Dia Maha Pemurah, menyukai kedermawanan. Karenaitu, bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR. Turmudzi)